Kilau cahaya di kehidupan sehari-hari kita
Kilauan seperti ini, sadar atau tidak disadari selalu hadir di kehidupan sehari-hari. Apakah teman-teman memiliki pengalaman berdiam dan mengamatinya? Lalu perasaan apa yang muncul dan luminerds rasakan?


Apa itu brillliant light?

Brilliant light sering kali tidak dilihat sebagai sumber penerangan, tetapi menjadi objek bercahaya yang dapat membangkitkan semangat (excitement).
Jika kita perhatikan, setiap situasi memiliki kilaunya. Kehadirannya memberikan makna tersendiri. Nah, saat kita mengenali aspek lighting yang menyentuh/memicu/ membangkitkan emosi dari layer perasaan yg lebih dalam. Contohnya, membangkitkan semangat, rasa ingin tau, dan lain-lain.
Pengamatan akan brilliant light ini membawa kita untuk berkontemplasi dan menemukan makna tersendiri.

Brilliant light menurut Richard Kelly?
Dalam teori lighting design menurut Richard Kelly, lapisan ketiga pencahayaan disebut “play of brilliance”. Dalam pengertiannya:


Play of brilliants is Times Square at night. It is the eighteenth century ballroom of crystal chandeliers and many candle flames. It is sunlight on a fountain or a rippling brook. It is a cache of diamonds in an opened cave. It is the rose window of Chartres…
Play of brilliants excites the optic nerves, and in turn stimulates the body and spirit, quickens the appetite, awakens curiosity, sharpens the wit….
Jadi berdasarkan penjelasan tersebut, ada beberapa kata kunci yang disampaikan Richard Kelly mengenai brilliant light:
- merangsang saraf optik
- membangkitkan rasa yang lebih dalam
- memotivasi
- membangkitkan rasa penasaran
- menginspirasi
Richard Kelly juga menambahkan brilliance ini dapat menjadi sesuatu yang menghibur ataupun mengganggu.
Contoh pengamatan brilliant light
Pengamatan sederhana dari cahaya matahari dan bayangan yang bergerak seolah the dancing light and shadow, merupakan contoh brilliant light di sekitar kita.
Hal seperti ini menarik dan memberikan kesenangan untuk mengamatinya.
Jadi, secara tidak sadar brilliant light memang sudah hadir di kehidupan kita, utamanya melalui guru matahari. Pertanyaannya bagaimana menerapkannya dalam cahaya artifisial?
Implementasi brilliant light dalam lighting design
Brilliance dapat menarik perhatian membuat ruang lebih menarik dan lebih hidup. Selain itu, jika brilliance itu berupa obyek itu sendiri, keberedaanya dapat menonjolkan bentuk dan permukaan benda tersebut.
Brilliant light dapat terbentuk dari cahaya yang jatuh pada permukaan yang mengkilap atau objek yang dapat membiaskan cahaya. Kilau cahaya terbentuk dari proses refleksi dan refraksi. Cahaya brilliant didapat dengan menyorot obyek atau dari sumber cahaya itu sendiri (glowing object).
Ada hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain brilliant light. Lighting designer harus memikirkan intensi dan nilai informasi. Jika tidak, brilliant light akan menjadi sesuatu yang mengganggu karena glare/silau.


Dari penjelasan di atas ada beberapa contoh pengalaman mengamati brilliant light dari pencahayaan alami. Apakah luminerds punya pengalaman mengamati obyek artifisial, ceritakan di kolom komentar yaaa!
Nah lengkap sudah seri membahas lighting dari dasar. Kita ingat kembali tiga lapisan pencahayaan yaitu: ambient light, accent light, dan brilliant light. Ketiga lapisan ini sebenarnya sudah hadir dalam keseharian kita dan PR untuk lighting designer atau kamu yang tertarik dengan lighting design untuk menarik dan diterapkan pada pencahayaan buatan.